Skip to content

Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran

Desember 13, 2010

pengertian

Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan proses belajar mengajar (PBM) berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang terkenal dengan sebutan e-Learning ini, membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memilliki tiga fungsi utama yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, yaitu

  1. Teknologi berfungsi sebagai alat (tools), dalam hal ini TIK digunakan sebagai alat bantu bagi pengguna (user) atau siswa untuk membantu pembelajaran, misalnya dalam mengolah kata, mengolah angka, membuat unsur grafis, membuat database, membuat program administratif untuk siswa, guru dan staf, data kepegawaian, keungan dan sebagainya.

  2. Teknologi berfungsi sebagai ilmu pengetahuan (science). Dalam hal ini teknologi sebagai bagian dari disiplin ilmu yang harus dikuasai oleh siswa. Misalnya teknologi komputer dipelajari oleh beberapa jurusan di perguruan tinggi seperti informatika, manajemen informasi, ilmu komputer. dalam pembelajaran di sekolah sesuai kurikulum 2006 terdapat mata pelajaran TIK sebagai ilmu pengetahuan yang harus dikuasi siswa semua kompetensinya.

  3. Teknologi berfungsi sebagai bahan dan alat bantu untuk pembelajaran (literacy). dalam hal ini teknologi dimaknai sebagai bahan pembelajaran sekaligus sebagai alat bantu untuk menguasai sebuah kompetensi berbantuan komputer. Dalam hal ini komputer telah diprogram sedemikian rupa sehingga siswa dibimbing secara bertahap dengan menggunakan prinsip pembelajaran tuntas untuk menguasai kompetensi. dalam hal ini posisi teknologi tidak ubahnya sebagai guru yang berfungsi sebagai : fasilitator, motivator, transmiter, dan evaluator.

Disinilah peran dan fungsi teknologi informasi untuk menghilangkan berkembangnya sel dua, tiga dan empat berkembang di banyak institusi pendidikan yaitu dengan cara:

  1. Meminimalisir kelemahan internal dengan mengadakan perkenalan teknologi informasi global dengan alat teknologi informasi itu sendiri (radio, televisi, computer )

  2. Mengembangkan teknologi informasi menjangkau seluruh daerah dengan teknologi informasi itu sendiri (Wireless Network connection, LAN )

  3. Pengembangan warga institusi pendidikan menjadi masyarakat berbasis teknologi informasi agar dapat terdampingan dengan teknologi informasi melalui alat-alat teknologi informasi.

Multimedia Pembelajaran Interaktif Multimedia merupakan suatu contoh penerapan TI dalam proses pembelajaran serta proses komunikasi interaktif berbantuan komputer yang mengkombinasikan penggunaan teks, grafis, suara, foto, video dan animasi. Dengan kata lain, multimedia merupakan kombinasi dari perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang memungkinkan untuk mengintegrasikan berbagai media untuk mengembangkan presentasi yang efektif melalui seperangkat komputer.
Adapun multimedia pembelajaran interaktif (MMPI) adalah program pembelajaran yang berbasis MM dengan perangkat komputer untuk menyampaikan materi-materi secara verbal yang sangat sulit yang memungkinkan siswa untuk berinteraksi dan memudahkan siswa mencapai kompetensi belajar yang telah ditetapkan.
Karakteristik program MMPI yang pokok adalah:

  1. bersifat fleksibel

  2. digunakan sesuai dengan kecepatan belajar individu;

  3. bersifat kaya isi

  4. bersifat interaktif

  5. disesuaikan dengan kebutuhan individu

Program MMPI akan mendorong siswa untuk bertindak sebagai berikut:

  1. dapat belajar sesuai dengan kecepatan maing-masing

  2. belajar dari tutor yang benar-benar sabar

  3. dapat menikmati waktu belajar tanpa harus mengganggu privasinya

  4. belajar ketika kebutuhan muncul atau benar-benar ada kebutuhan

  5. belajar sesuai dengan kemajuannya

Manfaat Penggunaan MMPI Penggunaan MMPI akan memberikan keuntungan bagi siswa dan guru. Keuntungan bagi siswa

  1. pembelajaran individu cenderung menurunkan jumlah waktu yang diperlukan untuk memperlajari sesuatu, atau menghemat waktu, dan siswa lebih serius memusatkan perhatinnya, sehingga ada waktu yang lebih banyak untuk mengerjakan tugas

  2. siswa dapat ikut berperan serta dalam strategi pembelajaran yang tidak mungkin dilakukan dalam situasi pembelajaran tradisonal

  3. penggunaan MM menjadi metode alternatif untuk mempelajari ketrampilan tertentu dan dapat membantu siswa yang tidak mampu mencapai sukses dengan metode lain

  4. kecenderungan siswa bergantung kepada guru akan berkurang

  5. ketrampilan belajar lebih terfokus dan dikembangkan

Keuntungan bagi guru adalah

  1. akan menghemat waktu guru

  2. dapat menggantikan kegiatan belajar yang kurang efektif dan berpotensi menimbulkan bahaya;

  3. mengubah rutinitas guru

  4. memberikan semangat baru untuk mengembangkan pembelajaran

  5. merupakan metode baru yang baik bagi guru

  6. guru tidak lagi sebagai pelaksana teknis.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: